Politik

Acara Diskusi Desminasi Paslon Capres – Cawapres Menuai Kekecawaan Mahasiswa Probolinggo

Editor PB
×

Acara Diskusi Desminasi Paslon Capres – Cawapres Menuai Kekecawaan Mahasiswa Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Probolinggo
Diskusi Diseminasi Capres - Cawapres dengan Mahasiswa Probolinggo. Rabu, 22/11/2023. (Foto: Dok. Yuniar/Portal Bangsa)

Probolinggo, PORTALBANGSA.CO.ID – Acara diskusi desminasi yang diadakan oleh Paslon Capres-Cawapres nomer urut 1 Anis Baswedan – Muhaimin Iskandar di DBL Arena Surabaya pada Rabu (22/11/2023).

Peserta pada acara ini di khususkan untuk seluruh mahasiswa – mahasiswi di Jawa Timur, dan salah satunya ialah mahasiswa dari Kota Probolinggo yang ikut serta memeriahkan acara ini.

Sebelumnya, panitia sempat menawarkan bahwasanya acara ini tidak dipungut biaya sedikitpun alias gratis, bahkan panitia menjanjikan kendaraan tranportasi untuk peserta dalam menuju lokasi sudah di tanggung oleh panitia beserta makannya.

BACA JUGA :
Polres Probolinggo Gelar Patroli "Kasada" Sasar Titik Blackspot

Namun, pasca terlaksananya acara ini membuat mahasiswa asal probolinggo merasa kecewa terhadap kegiatan ini dikarenakan janji yang tidak sesuai oleh panitia Kota Probolinggo. Sebab, awalnya mereka dijanjikan makan gratis tapi kala itu mereka harus membeli makan dengan uang mereka sendiri.

BACA JUGA :
Tim Relawan Jatim Beragam Kembali Berbagi APK di Kecamatan Jambesari Bondowoso

“Kalo untuk kekecewaan sebenarnya sudah dari awal, dari menunggu mulainya acara yang cukup lama sehingga bagi kami sebagai mahasiswa itu merasa membuang waktu, ditambah konsumsinya hanya air minum, entah masalah apa yang terjadi didalam kenapa konsumsinya hanya air minum? “, pungkas Roby mahasiswa dari probolinggo. Jum’at, 24/11/2023

BACA JUGA :
Ciptakan Semangat Baru, Komunitas Sego Anget Gelar Konsolidasi Pemenangan Ganjar Mahfud di Pilpres 2024

Selaku ketua rombongan, mahasiswa probolinggo itu juga mengatakan bahwa mereka hanya diberi uang sebesar 10 ribu rupiah perorang sebagai ganti uang makan, itupun di dapatkan setelah ketua rombongan komplain kepada salah satu panitia.

Saat salah satu panitia penyelenggara dikonfirmasi melalui Apk WhatsApp belum ada tanggapan sampai berita ini di terbitkan. (Yuniar)