Teknologi

Bitcoin Terjun Bebas: Penurunan 5% Tembus $58,000, Bagaimana Selanjutnya?

Editor PB
×

Bitcoin Terjun Bebas: Penurunan 5% Tembus $58,000, Bagaimana Selanjutnya?

Sebarkan artikel ini

Bitcoin, sang raja aset kripto, kembali mengejutkan pasar dengan penurunan drastis sebesar 5%, menembus angka kritis $58,000.

Para investor dan pengamat pasar di seluruh dunia kini bertanya-tanya, apa yang menyebabkan pergerakan tajam ini dan apa yang akan terjadi selanjutnya? 

Dalam laporan analisa terbaru ini, kami akan mengupas tuntas dinamika terbaru Bitcoin, dari tekanan bearish yang mendominasi hingga strategi yang mungkin diambil oleh para spekulan dan pedagang. Dengan pasar yang semakin tidak menentu, pemahaman yang mendalam tentang tren ini menjadi kunci untuk mengambil keputusan yang tepat.

BACA JUGA :
Rayakan 6 Tahun Kolaborasi: EVOS dan Pop Mie Terus Bangun Keseruan di Industri Esports Indonesia

Image

Bitcoin Dominasi Tren Bearsih 

Bitcoin berjuang untuk pulih di atas level resistensi $62,850. Namun, dominasi tren bearish membawa harga turun di bawah area dukungan $61,200, hingga akhirnya menyentuh level terendah $57,890.

Saat ini, harga Bitcoin berkisar di bawah $61,500, didukung oleh rata-rata pergerakan 100 jam. Analisa Bitcoin hari ini menunjukkan adanya garis tren bearish dengan resistensi di $60,000 pada grafik jam pasangan BTC/USD.

Jika harga berhasil menembus resistensi ini, Bitcoin berpotensi mengalami kenaikan stabil yang mendorong harga lebih tinggi, bahkan hingga menguji resistensi di $62,250 dan mungkin mencapai $63,500 dalam waktu dekat. Namun, jika Bitcoin gagal menembus zona resistensi $60,000, penurunan lebih lanjut bisa terjadi. Penurunan lebih dalam bisa membawa harga ke zona dukungan $56,500, dengan dukungan utama pertama di $58,000 dan berikutnya di sekitar $57,800.

BACA JUGA :
Edukasi Perusahaan Mengenai ESG, LindungiHutan dan Enviro Strategic Indonesia Kembali Gelar Webinar Green Skilling

Perusahaan analisis blockchain, Glassnode, mencatat situasi unik di mana banyak pemegang jangka pendek (STH) berada dalam tekanan meski Bitcoin naik lebih dari 100% tahun lalu. Spekulan yang berharap harga terus naik harus kecewa setelah Bitcoin menembus $70,000 namun kemudian turun tajam.

BACA JUGA :
Mengapa Bubur Ayam Cocok sebagai Sarapan Sehat?

Pemegang Bitcoin merah jangka pendek | Sumber: @glassnode melalui X

Volatilitas ini menimbulkan tekanan bagi pemegang jangka pendek, sementara hanya mereka yang membeli dan HODL yang meraup keuntungan. Kepercayaan investor dan kestabilan hukum akan menjadi kunci dalam pergerakan harga Bitcoin ke depan.

Cari tahu lebih banyak tentang dunia cryptocurrency, termasuk berita terkini, proyek terbaru, hingga analisis ahli dalam Bittime Blog.