Polri

Kecelakaan Beruntun di Mojoagung, Satu Pengendara Motor Meninggal Dunia

Editor PB
×

Kecelakaan Beruntun di Mojoagung, Satu Pengendara Motor Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

JOMBANG, http://PORTALBANGSA. CO. ID– Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalan Raya Dusun Jetis, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Selasa malam (13/1/2026).

Insiden tersebut melibatkan dua kendaraan roda dua (R2) dan satu becak mesin tempel.

Akibat kejadian ini, satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua orang lainnya mengalami luka ringan dan harus mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Tiger bernomor polisi AG-5658-IP yang dikendarai Ubaidillah Hadi Pandu Winata (19), warga Dusun Sukorejo, Desa Sukopinggir, Kecamatan Gudo, melaju dari arah utara ke selatan.

Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor Honda Tiger tersebut menabrak sebuah becak mesin tempel yang dikendarai M. Dofir (41), warga Dusun Mulyorejo, Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno. Diduga, becak mesin tersebut berjalan searah di depan motor dengan kecepatan lambat.

Akibat benturan tersebut, sepeda motor Honda Tiger terjatuh ke sisi kanan dan kembali bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S-3684-YR yang dikendarai Abdul Jalil (65), warga Dusun Betek Barat, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, yang melaju dari arah berlawanan.

Dalam peristiwa tersebut, Abdul Jalil bersama penumpangnya Khoirun Nisa (55) mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Mojoagung untuk mendapatkan perawatan.

Sementara pengendara Honda Tiger, Ubaidillah Hadi Pandu Winata, mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya kewaspadaan pengendara serta kemungkinan kelalaian dalam memperhatikan situasi lalu lintas.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, pengendara Honda Tiger melaju dengan kecepatan cukup tinggi sehingga tidak mampu menghindari becak mesin yang berjalan lambat di depannya, hingga menyebabkan kecelakaan beruntun,” jelas Ipda Siswanto.

Dua saksi mata di lokasi kejadian, Ahmad Nur Hidayat (19) dan Dimas Amrulloh (24), juga membenarkan bahwa sepeda motor Honda Tiger melaju kencang sebelum menabrak becak mesin tempel tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa.(Naiynie)

banner 400x130