BONDOWOSO, http://PORTALBANGSA.CO.ID– Inspeksi mendadak (sidak) yang melibatkan berbagai instansi terkait dilakukan untuk memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak menggunakan LPG 3 kilogram, di tengah isu kelangkaan gas subsidi tersebut di masyarakat.
Dalam sidak di SPPG Mitra Mandiri Dabasah, Bondowoso, yang dikelola Yayasan Baitul Hikmah Al Imranniyah, H. Muzammil menegaskan bahwa berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP), SPPG tidak mungkin menggunakan tabung LPG 3 kg. Seluruh dapur MBG diwajibkan mengikuti SOP peralatan, termasuk penggunaan tabung gas non-subsidi sesuai ketentuan teknis.
H. Muzammil mengakui bahwa selama ini pihaknya tidak merasa was-was, karena operasional telah berjalan sesuai aturan. Namun demikian, mereka menyayangkan adanya opini yang berkembang seolah-olah SPPG menjadi penyebab kelangkaan LPG 3 kg.
“SPPG ini justru seperti dikambinghitamkan dalam persoalan kelangkaan LPG 3 kg, padahal sejak awal SOP kami jelas dan tegas,” ungkap Mitra mandiri H.
Sidak lintas instansi ini diharapkan dapat meluruskan persepsi publik, sekaligus memastikan bahwa program strategis nasional seperti MBG tidak diseret ke dalam persoalan distribusi LPG subsidi yang sejatinya berada di luar kewenangan SPPG.













