Berita

Kader Posyandu Pucanganom Kembali Mengunjungi Dewik, Pasien Kanker Serviks Stadium 3 di Bondowoso

Redaksi
×

Kader Posyandu Pucanganom Kembali Mengunjungi Dewik, Pasien Kanker Serviks Stadium 3 di Bondowoso

Sebarkan artikel ini

BONDOWOSO, PORTALBANGSA.CO.ID— Kepedulian terhadap Dewik, Kader Posyandu Kembali Mengunjungi Dewik, Pasien Kanker Serviks Stadium 3 di Bondowoso

BONDOWOSO, 30 Agustus 2026 — Kepedulian terhadap Dewik, perempuan berusia 35 tahun asal Dusun Kembang, Desa Pucang Anom, Kecamatan Jambesari, Kabupaten Bondowoso, terus diberikan oleh berbagai pihak.

Kader Posyandu Desa Pucang Anom, didampingi bidan desa dan perawat, kembali mengunjungi kediaman Dewik. Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap Dewik yang tengah menjalani perjuangan melawan kanker serviks stadium 3.

Dalam kunjungan tersebut, para kader menyerahkan sejumlah bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan Dewik dan keluarganya. Bantuan yang diberikan meliputi sembako, pembalut, popok sekali pakai, serta uang tunai.

Ketua Kader Posyandu Pucang Anom, Yus, menyampaikan bahwa kunjungan kepada Dewik bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, para kader juga telah beberapa kali mengunjungi Dewik, baik saat menjalani perawatan di rumah sakit maupun ketika memperoleh pelayanan kesehatan di puskesmas.

“Kami sudah beberapa kali berkunjung, baik ke rumah sakit maupun ke puskesmas. Kami berupaya terus memantau kondisi pasien dan memberikan dukungan sesuai kemampuan,” ujar Yus.

Yus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini telah memberikan perhatian dan bantuan kepada Dewik beserta keluarganya.

“Saya mewakili keluarga pasien mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang telah diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga,” ungkapnya.

Dewik diketahui mulai mengalami gangguan kesehatan sejak 2024. Saat ini, kondisinya semakin memprihatinkan. Selain harus menjalani pengobatan, keluarga Dewik juga menghadapi keterbatasan ekonomi yang menjadi salah satu kendala dalam memenuhi kebutuhan perawatan.

Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, keluarga Dewik kini mengalami kesulitan. Oleh karena itu, Dewik sangat membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.

Selain kebutuhan sehari-hari, Dewik juga memerlukan dukungan untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan secara rutin. Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, bantuan dari masyarakat dan para dermawan diharapkan dapat meringankan beban yang dihadapi.

Di tengah keterbatasan tersebut, harapan Dewik untuk memperoleh pengobatan dan menjalani kehidupan yang lebih baik tetap ada. Dukungan moral serta bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi sumber semangat bagi Dewik dan keluarganya.

Kepedulian yang diberikan oleh kader Posyandu, tenaga kesehatan, relawan, komunitas, dan masyarakat menunjukkan bahwa Dewik tidak menghadapi perjuangannya seorang diri.

Bantuan dari para dermawan, sekecil apa pun, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan Dewik sekaligus mendukung keberlanjutan proses pengobatannya.

Mari bersama menunjukkan kepedulian dan membantu meringankan perjuangan Dewik dalam menghadapi kanker serviks stadium 3. berusia 35 tahun asal Dusun Kembang, Desa Pucang Anom, Kecamatan Jambesari, Kabupaten Bondowoso, terus diberikan oleh berbagai pihak.30 Agustus 2026

Kader Posyandu Desa Pucang Anom, didampingi bidan desa dan perawat, kembali mengunjungi kediaman Dewik. Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap Dewik yang tengah menjalani perjuangan melawan kanker serviks stadium 3.

Dalam kunjungan tersebut, para kader menyerahkan sejumlah bantuan untuk membantu memenuhi kebutuhan Dewik dan keluarganya. Bantuan yang diberikan meliputi sembako, pembalut, popok sekali pakai, serta uang tunai.

Ketua Kader Posyandu Pucang Anom, Yus, menyampaikan bahwa kunjungan kepada Dewik bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, para kader juga telah beberapa kali mengunjungi Dewik, baik saat menjalani perawatan di rumah sakit maupun ketika memperoleh pelayanan kesehatan di puskesmas.

“Kami sudah beberapa kali berkunjung, baik ke rumah sakit maupun ke puskesmas. Kami berupaya terus memantau kondisi pasien dan memberikan dukungan sesuai kemampuan,” ujar Yus.

Yus juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini telah memberikan perhatian dan bantuan kepada Dewik beserta keluarganya.

“Saya mewakili keluarga pasien mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang telah diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga,” ungkapnya.

Dewik diketahui mulai mengalami gangguan kesehatan sejak 2024. Saat ini, kondisinya semakin memprihatinkan. Selain harus menjalani pengobatan, keluarga Dewik juga menghadapi keterbatasan ekonomi yang menjadi salah satu kendala dalam memenuhi kebutuhan perawatan.

Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, keluarga Dewik kini mengalami kesulitan. Oleh karena itu, Dewik sangat membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.

Selain kebutuhan sehari-hari, Dewik juga memerlukan dukungan untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan secara rutin. Dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, bantuan dari masyarakat dan para dermawan diharapkan dapat meringankan beban yang dihadapi.

Di tengah keterbatasan tersebut, harapan Dewik untuk memperoleh pengobatan dan menjalani kehidupan yang lebih baik tetap ada. Dukungan moral serta bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi sumber semangat bagi Dewik dan keluarganya.

Kepedulian yang diberikan oleh kader Posyandu, tenaga kesehatan, relawan, komunitas, dan masyarakat menunjukkan bahwa Dewik tidak menghadapi perjuangannya seorang diri.

Bantuan dari para dermawan, sekecil apa pun, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan Dewik sekaligus mendukung keberlanjutan proses pengobatannya.

Mari bersama menunjukkan kepedulian dan membantu meringankan perjuangan Dewik dalam menghadapi kanker serviks stadium 3.(Hosairi)

banner 400x130