Berita

Dari Balik Dapur Dabasah, Pemilik SPPG Jaga Kepercayaan Publik Setiap Hari

Editor PB
×

Dari Balik Dapur Dabasah, Pemilik SPPG Jaga Kepercayaan Publik Setiap Hari

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, http://PORTALBANGSA. Co. Id– Tak sekedar menyediakan makanan, seluruh karyawan diminta menjaga nama baik dari balik dapur Dabasah, hiruk-pikuk aktivitas SPPG Dabasah Bondowoso, ada satu hal yang terus dijaga, yakni nama baik dapur.

Bagi owner SPPG Dabasah H Muzammil, dapur bukan sekadar tempat memasak. Ia adalah ruang kepercayaan, tempat kualitas, etos kerja, dan tanggung jawab bertemu setiap hari. “Semua harus sportif,” ujarnya pelan.

Sportif, dalam pengertian sederhana namun dalam makna. Bekerja dengan jujur, menjaga kualitas, dan tidak mencederai nama baik dapur yang sudah dibangun bersama.
SPPG Dabasah, katanya, harus tetap basah, tetap hidup, produktif, dan dipercaya. Dengan cara menyiapkan menu makanan bergizi gratis (MBG) pada siswa dengan baik.

BACA JUGA :
Dandim Bondowoso Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2022

Baginya, menjaga dapur berarti menjaga reputasi. Setiap proses, sekecil apapun, adalah cermin dari tanggung jawab bersama.
Bukan hanya kepada lembaga, tapi juga kepada masyarakat yang mempercayakan kebutuhan pangannya dari dapur ini.

Selama dua bulan terakhir, dapur berjalan tanpa kendala berarti. Tidak ada masalah teknis yang menonjol. Yang ada justru proses penyesuaian manusia di dalamnya.

“Ada karyawan dengan mental kerja yang kuat, ada pula yang masih belajar menyesuaikan ritme. “Itu wajar. Yang penting, pada dasarnya sudah baik. Sudah kompak.” imbuhnya.

BACA JUGA :
Fraksi PPP, Dukung 02 Bagus Harga Mati

Namun kekompakan saja belum cukup. Ia ingin setiap orang bekerja dalam satu irama, satu tujuan. Tidak ada yang berjalan sendiri, tidak ada yang tertinggal. Semua harus saling menguatkan.

Ia percaya, dapur yang sehat bukan hanya soal menu dan kebersihan, tetapi juga tentang soliditas tim. Ketika satu bekerja setengah hati, yang lain bisa ikut goyah.
Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian utama. Agar tidak ada kesan kerja asal jalan. Agar setiap orang merasa memiliki dapur ini, bukan sekadar bekerja di dalamnya.

BACA JUGA :
Pastikan Lancar Pembangunan, TNI Angkut Material Pakai Roda Dua

Harapannya sederhana namun besar, SPPG Dabasah bisa menjadi inspirasi bagi dapur-dapur lain. Menjadi contoh bahwa kualitas bisa dijaga tanpa gaduh, bahwa nama baik bisa dirawat dari hal-hal kecil, dari disiplin, kekompakan, dan rasa tanggung jawab.

Di balik asap dapur dan kesibukan harian, ada upaya sunyi menjaga kepercayaan. Karena bagi mereka, sekali nama baik tercoreng, yang rusak bukan hanya dapur, melainkan kepercayaan banyak orang.