JOMBANG, http://Portalbangsa.co.id – Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pangkalan elpiji di wilayah Kabupaten Jombang dilaporkan mengalami kekosongan stok. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan mendapatkan elpiji, khususnya ukuran 3 kilogram yang banyak digunakan oleh rumah tangga.
Salah satu pangkalan elpiji di Desa Denanyar mengungkapkan bahwa kelangkaan yang terjadi bukan disebabkan oleh keterbatasan stok secara keseluruhan, melainkan karena adanya kendala dalam distribusi.
“Secara stok sebenarnya tidak langka, hanya saja pengiriman dari agen tidak seperti biasanya. Jadi ada keterlambatan, sehingga pangkalan sempat kosong,” ujar salah satu pemilik pangkalan, Selasa (14/4/2026).
Akibat keterlambatan distribusi tersebut, sejumlah warga terpaksa mencari elpiji ke pangkalan lain, bahkan hingga keluar desa dgn harga di atas harga yg di tetapkan oleh pemerintah.
Tak sedikit pula yang harus menunggu beberapa hari hingga pasokan kembali tersedia.
Warga berharap pihak terkait segera menormalkan distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, terutama menjelang aktivitas harian yang sangat bergantung pada elpiji.
Sementara itu, pihak pangkalan memastikan bahwa pasokan akan kembali normal dalam waktu dekat seiring dengan penyesuaian jadwal pengiriman dari agen.
Pemerintah diharapkan turut melakukan pemantauan agar distribusi elpiji berjalan lancar dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.**Naiy














