BONDOWOSO, http://PORTALBANGSA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat komitmen perlindungan sosial bagi masyarakat rentan, khususnya buruh tani tembakau. Melalui alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026 sebesar Rp2,4 miliar, sebanyak 15.300 pekerja akan mendapatkan jaminan perlindungan ketenagakerjaan.
Hal tersebut disampaikan Kepala DPMPTSP Bondowoso Harry Cahyono dalam kegiatan sosialisasi yang digelar secara hybrid dan diikuti sekitar 250 peserta dari berbagai unsur pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.
Menurutnya, program ini merupakan kelanjutan kebijakan strategis yang telah dimulai sejak 2025 dan kini memasuki fase penguatan struktural sebagai bagian dari implementasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso. ” Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya buruh tani tembakau dan kelompok rentan lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perlindungan yang diberikan berlaku selama 9 bulan, terhitung mulai April hingga Desember 2026. Tidak hanya fokus pada kuantitas penerima manfaat, pemerintah daerah juga menekankan kualitas perlindungan yang diberikan agar benar-benar optimal.
“Kami memastikan bahwa perlindungan yang diberikan bersifat paripurna, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi para pekerja dalam menghadapi risiko ketenagakerjaan,” tegasnya.
Lebih lanjut, program ini diposisikan sebagai salah satu instrumen penting dalam percepatan penanggulangan kemiskinan di Bondowoso. Secara konsep, jaminan sosial ketenagakerjaan berfungsi sebagai economic buffering atau penyangga ekonomi bagi masyarakat pekerja.
Dengan adanya perlindungan ini, diharapkan buruh tani tembakau memiliki ketahanan ekonomi dan sosial yang lebih kuat, terutama saat menghadapi risiko kerja maupun kondisi tak terduga lainnya.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan sasaran program hingga ke tingkat desa.
“Melalui sinergi seluruh pihak, kami optimistis program ini dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Bondowoso,” pungkasnya.














