BONDOWOSO, http://PORTALBANGSA. CO. ID – Puncak peringatan Kadissah ke-534 Desa Belimbing Kecamatan Klabang Bondowoso digelar selama dua hari dan mencapai puncaknya hari ini, Selasa (3/2/2026). Perayaan budaya tahunan tersebut dilaksanakan di tiga lokasi berbeda, yaitu Asta Juk Singo, Balai Desa Belimbing dan Karangsengon.
Beragam seni budaya khas desa ditampilkan sebagai simbol kebersamaan serta pemerataan kegiatan di tengah masyarakat. Banyak rangkaian acara, di antaranya Tari Ojung, Topeng Kona, serta kesenian tradisional Singo Ulung yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal. Seluruh rangkaian pertunjukan mendapat sambutan antusias dari warga dan pengunjung yang memadati lokasi kegiatan.
Tak hanya menampilkan seni budaya, peringatan Kadissah tahun ini juga melibatkan Tujuh dusun di Desa Belimbing. Masing-masing dusun turut berpartisipasi aktif, baik dalam pawai budaya, pertunjukan seni, maupun kegiatan pendukung lainnya.
Kepala Desa Belimbing, Samin, menyampaikan bahwa peringatan Kadissah bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk menjaga identitas dan jati diri desa.
“Kadissah ini adalah warisan leluhur yang harus terus kita rawat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepada generasi muda agar tidak melupakan sejarah, budaya, dan nilai-nilai kebersamaan yang sudah diwariskan sejak ratusan tahun lalu,” ujarnya
Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan seluruh dusun menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat Desa Belimbing.
Beranda
Berita
534 Tahun Bertahan, Kadissah Desa Belimbing Bondowoso Jadi Bukti Budaya Tak Lekang Zaman
534 Tahun Bertahan, Kadissah Desa Belimbing Bondowoso Jadi Bukti Budaya Tak Lekang Zaman
Editor PB1 min baca













