Jombang, http://PORTALBANGSA.CO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, digelar kegiatan Jambore bagi Anak Berkebutuhan Khusus yang diikuti perwakilan siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kabupaten Jombang bertempat di taman Kebon Ratu Jombang.
Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Gus Sentot, Wakil Bupati Jombang, serta jajaran Forkopimda yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan inklusif ini.
Jambore ini menjadi wadah edukasi sekaligus penguatan kapasitas anak-anak berkebutuhan khusus dalam menghadapi potensi bencana.
Melalui berbagai kegiatan yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan, para peserta diajak memahami langkah-langkah dasar kesiapsiagaan bencana sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Suasana penuh keceriaan terlihat dari antusiasme para peserta dalam mengikuti simulasi evakuasi, permainan edukatif, hingga kegiatan kebersamaan yang membangun rasa percaya diri dan kemandirian.
Wakil Bupati Jombang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan edukasi kebencanaan yang merata dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
“Kesiapsiagaan bencana harus dimiliki oleh semua, tanpa terkecuali. Anak-anak kita yang berkebutuhan khusus juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Gus Sentot, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan jambore ini sebagai langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana sejak dini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan, tetapi juga bekal pengetahuan yang bermanfaat dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.
Jambore Anak Berkebutuhan Khusus ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian dapat menghadirkan ruang belajar yang ramah, inklusif, serta penuh makna bagi semua.**Naiy














